Usai Pensiun Mendadak, Kantor Dinas Pertanian Metro Diserbu Penyidik Kejaksaan

banner 120x600

METRO — Suasana di lingkungan Pemerintah Kota Metro mendadak gempar setelah kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Metro didatangi dan digeledah tim penyidik kejaksaan, tak lama usai Kepala Dinas DKP3, Hery Wiratno, resmi mengakhiri masa jabatannya melalui pensiun dini.

 

Informasi yang berhasil dihimpun, operasi penggeledahan berlangsung secara mendadak pada Senin, 4 Mei 2026, dengan pengamanan ketat di area kantor dinas. Sejumlah penyidik terlihat keluar masuk ruangan sambil membawa dokumen dan melakukan pemeriksaan di beberapa titik penting di lingkungan kantor DKP3 Kota Metro.

“Benar bang, kemarin kantor pertanian sempat ramai didatangi aparat. Sepertinya dari kejaksaan. Tapi kami kurang tahu pasti pemeriksaan atau penggeledahan terkait apa,” ujar salah seorang sumber di sekitar lokasi.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kejaksaan belum memberikan keterangan resmi terkait fokus penyelidikan yang sedang dilakukan. Namun, informasi yang beredar menyebutkan penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan indikasi penyimpangan pengelolaan keuangan daerah, pengadaan barang dan jasa, hingga dugaan korupsi pada sejumlah program pertanian selama kepemimpinan pejabat yang baru saja pensiun tersebut.

 

Pensiun Dini Jadi Sorotan

Diketahui, Hery Wiratno sebelumnya mengajukan pensiun dini jauh sebelum memasuki batas usia pensiun normal. Keputusan tersebut sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan pegawai maupun masyarakat, terlebih di tengah isu adanya pemeriksaan internal terhadap sejumlah kegiatan di dinas tersebut.

 

Tak berselang lama setelah surat keputusan pensiun dini disahkan dan yang bersangkutan resmi meninggalkan jabatan, aparat penegak hukum langsung bergerak melakukan penggeledahan guna mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti yang dianggap penting dalam proses penyelidikan.

 

Ruangan Arsip Hingga Ruang Kadis Diperiksa

Saat penggeledahan berlangsung, suasana kantor DKP3 tampak tegang. Beberapa pegawai terlihat diminta tetap berada di tempat dan bersedia memberikan keterangan apabila diperlukan penyidik.

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tim penyidik melakukan pemeriksaan detail di sejumlah ruangan penting, termasuk ruang arsip dan ruang kepala dinas. Aktivitas pelayanan di kantor tersebut pun sempat terganggu akibat proses pemeriksaan yang berlangsung cukup tertutup.

 

Peristiwa ini langsung menjadi perhatian publik. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas dugaan persoalan yang menyeret nama dinas tersebut, sehingga penggunaan anggaran negara benar-benar dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

 

Sementara itu, hingga kini mantan Kepala DKP3 Kota Metro, Hery Wiratno, belum memberikan tanggapan resmi terkait penggeledahan yang terjadi di bekas kantor yang pernah dipimpinnya.

 

Awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Kejaksaan maupun pihak-pihak terkait lainnya guna memperoleh keterangan resmi dan perkembangan lanjutan atas kasus tersebut.

Penulis: Hartoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *