Lampung Tengah — Kabar duka menyelimuti warga RT 19 Dusun 4 Kampung Sidokerto, Kecamatan Bumi Ratu Nuban. Seorang tokoh agama yang dihormati masyarakat, Kasiun bin Adam (75), meninggal dunia pada Sabtu malam, 23 Mei 2026 pukul 22.30 WIB di RS Muhammadiyah Metro setelah menjalani perawatan karena sakit.
Almarhum dikenal sebagai seorang ustaz sekaligus imam Masjid Nurul Fallah yang selama hidupnya aktif membimbing masyarakat dalam kegiatan keagamaan. Sosoknya dikenal sederhana, istiqamah dalam beribadah, serta rutin mengumandangkan azan lima waktu di masjid.
Kepergian almarhum membawa duka mendalam bagi warga sekitar. Suara azan dan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang biasa terdengar setiap menjelang Subuh kini menjadi kenangan yang sulit dilupakan masyarakat.
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di RT 19 Dusun 4 Kampung Sidokerto dan akan dimakamkan pada Minggu, 24 Mei 2026 pukul 11.00 WIB di TPU dusun setempat.
Awak media Dwi Hartoyo yang turut hadir bertakziah menyampaikan rasa kehilangan atas wafatnya sosok panutan tersebut.
“Warga sangat kehilangan sosok Bapak Kasiun. Beliau selalu mengumandangkan azan lima waktu dan setiap menjelang serta sesudah Subuh selalu membaca Al-Qur’an. Kini kami kehilangan sosok yang selama ini menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar Hartoyo dengan nada sedih.
Pihak keluarga juga memohon doa serta keikhlasan masyarakat untuk memaafkan segala kesalahan almarhum semasa hidupnya, baik disengaja maupun tidak.
Doa terus mengalir dari warga dan jamaah Masjid Nurul Fallah agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Allahumma Firlahu Warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu,”
yang berarti: “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, berikan keselamatan dan kesejahteraan kepadanya, serta maafkanlah segala kesalahannya.”
Selamat jalan Pak Kasiun, jasa dan keteladananmu akan selalu dikenang masyarakat Sidokerto.














