Toni Sastra Jaya Biayai Tirta Yatra ke Bali, Bukti Nyata Kepedulian Tanpa Sekat Agama

banner 120x600

Lampung Tengah — Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah dari Partai Demokrat, Toni Sastra Jaya, SH., MH, kembali menunjukkan kepedulian sosial yang nyata kepada masyarakat lintas agama. Tanpa banyak publikasi, ia memberangkatkan rombongan umat Hindu untuk menjalani Tirta Yatra atau perjalanan suci ke Pulau Bali selama hampir sepekan.

Perjalanan suci tersebut dimulai pada Minggu siang, 8 Februari 2026, dan dijadwalkan kembali pada Sabtu malam, 14 Februari 2026. Sebanyak 15 orang tokoh agama, pemangku, dan umat Hindu diberangkatkan langsung menggunakan dana pribadi dari Toni Sastra Jaya.

Tokoh Hindu Kelurahan Trimurjo, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Sutoro, SE, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian anggota dewan tersebut.

“Terima kasih kepada Pak Toni Sastra Jaya yang memiliki jiwa sosial tinggi. Ini baru pertama kali ada anggota dewan yang memberangkatkan perjalanan suci umat Hindu. Semoga anggota dewan lainnya bisa terinspirasi untuk memperhatikan semua agama. Ide dan langkah Pak Toni ini luar biasa,” ujar Sutoro.

Sementara itu, Toni Sastra Jaya menegaskan bahwa kepedulian sosial tidak boleh dibatasi oleh perbedaan keyakinan. Ia menyebut, sebagai wakil rakyat dari dapil 3 Lampung Tengah, dirinya ingin hadir untuk semua lapisan masyarakat tanpa kecuali.

“Selain membantu umat Islam, saya juga berbagi untuk saudara-saudara umat Hindu. Ini bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan,” ujar Toni, Rabu siang, 11 Februari 2026.

Dalam perjalanan Tirta Yatra tersebut, rombongan dijadwalkan mengunjungi sejumlah pura besar di Bali, di antaranya Pura Agung Besakih, Pura Lempuyang, Pura Ulun Danu Batur, Pura Uluwatu, dan Pura Tanah Lot, serta beberapa pura lainnya.

Tirta Yatra sendiri merupakan perjalanan suci umat Hindu ke tempat-tempat suci untuk memohon air suci (tirta), melakukan penyucian diri (melukat), serta bersembahyang sebagai wujud bakti kepada Tuhan.

Langkah yang dilakukan Toni Sastra Jaya dinilai sebagai contoh nyata kepemimpinan yang tidak hanya bicara soal politik, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial yang merangkul seluruh umat tanpa sekat.

Penulis: Dwi Hartoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *