Kapolda Lampung Ajak Personel Perkuat Iman, KBP Alim Tegaskan Bahaya Narkoba Ancam Masa Depan Generasi Muda

banner 120x600

 

Lampung Selatan — Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K,. S.H kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kekuatan spiritual dan moral di lingkungan kepolisian. Di tengah padatnya tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolda Lampung melaksanakan sholat Dhuhur berjamaah bersama jajaran personel di Masjid Al Ikhlas Polda Lampung, Senin, 4 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut kemudian dilanjutkan dengan kultum keagamaan yang diikuti seluruh personel dan jajaran kepolisian. Momentum itu menjadi bagian dari pembinaan mental dan rohani guna memperkuat karakter anggota Polri agar tetap berintegritas, humanis dan berlandaskan nilai-nilai keimanan dalam menjalankan tugas.

Dalam tausiyahnya, KBP Alim, S.I.K,. S.H, menekankan pentingnya rasa syukur, kesabaran, dan keikhlasan sebagai fondasi utama dalam pengabdian seorang anggota Polri. Menurutnya, kekuatan spiritual menjadi benteng moral agar setiap personel mampu menjalankan amanah dengan jujur, disiplin dan penuh tanggung jawab.

“Ibadah itu bukan hanya yang wajib saja, tetapi yang lebih banyak justru ibadah sunnah sebagai bentuk penyempurnaan dan penguat keimanan,” ujar KBP Alim di hadapan jamaah.

 

Tak hanya menyoroti pentingnya ibadah, KBP Alim juga memberikan peringatan keras terkait bahaya narkoba yang dinilai menjadi ancaman serius bagi generasi muda dan masa depan bangsa. Ia mengingatkan bahwa mengenal, mencoba, hingga menggunakan narkoba tidak pernah membawa keuntungan, melainkan justru membuka jalan menuju kehancuran.

Menurutnya, seseorang yang mulai mengenal narkoba umumnya akan terjebak dalam lingkaran ketergantungan yang merusak kesehatan fisik maupun mental. Pemakai narkoba berisiko kehilangan masa depan, hancur secara ekonomi, dijauhi lingkungan sosial, hingga terseret persoalan hukum dan tindak kriminal.

“Tidak ada untungnya memakai narkoba. Yang ada hanyalah kerugian, penderitaan dan penyesalan. Narkoba merusak tubuh, menghancurkan keluarga, bahkan dapat menghilangkan nyawa,” tegasnya.

 

Ia juga mengajak seluruh personel kepolisian serta masyarakat untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam memerangi penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan remaja. Menurutnya, pengawasan keluarga, pendidikan agama dan lingkungan yang sehat menjadi kunci penting dalam mencegah generasi muda terjerumus ke dalam bahaya narkoba.

Kegiatan keagamaan yang dipimpin langsung Kapolda Lampung tersebut menjadi gambaran nyata bahwa pendekatan humanis dan spiritual terus diperkuat di tubuh Polda Lampung. Selain mempererat soliditas internal, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun moralitas dan keteladanan di tengah masyarakat.

Dengan memperkuat nilai-nilai keimanan dan menjauhi narkoba, diharapkan seluruh personel Polri mampu menjadi teladan yang bersih, profesional, serta hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dengan hati yang tulus dan penuh keikhlasan.

Penulis: Hartoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *