Berita  

Guncangan Penindakan Hiburan Malam di Batam: Mengapa Pasifik Palace Hotel Tak Masuk Sasaran Gerebekan?

banner 120x600

BATAM, INDONESIAPUBLIK.COM  ––   Guncangan besar melanda dunia hiburan malam Kota Batam pasca-penggerebekan menyeluruh yang dilakukan Tim Bareskrim Mabes Polri. Sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) dan arena permainan yang diduga sarat pelanggaran hukum kini lumpuh total, namun pertanyaan besar justru mengemuka terkait nasib Pasifik Palace Hotel yang selama ini menjadi salah satu lokasi hiburan tersohor di Batam. Sabtu, 22/08/2026.

Penggerebekan yang berlangsung menyasar HH Club Planet 1, 2 dan 3 milik Yuwanki, serta aktivitas perjudian di Kasino Lounge & Bar Nagoya yang dikelola pengusaha bernama Akau Pasifik. Namun, kompleks Pasifik Palace Hotel tidak masuk dalam daftar lokasi yang digerebek secara resmi—hal ini justru memicu kecurigaan dan pertanyaan luas dari masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya yang meminta identitasnya dirahasiakan, kompleks Pasifik Palace Hotel selama ini diduga menyimpan berbagai aktivitas yang patut dipertanyakan secara hukum.

“Di sana ada yang menyebut kasino, permainan jackpot, tempat hiburan malam, hingga area food court yang diduga menjual dan menyajikan minuman keras secara bebas,” ungkap sumber tersebut kepada Media, Jum’at (21/8/2026).

Sumber menambahkan secara spesifik, aktivitas permainan berbau perjudian jenis jackpot diduga beroperasi di lantai satu bangunan tersebut. Kini, lokasi yang diduga menjadi tempat praktik ilegal itu terlihat telah tutup selama beberapa hari terakhir.

“Sejak ada kabar penggerebekan di tempat lain, bagian yang biasa digunakan untuk aktivitas tersebut sudah dikunci mati. Padahal sebelumnya beroperasi cukup ramai,” bebernya.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mendasar di tengah masyarakat: Apakah penutupan itu murni langkah pencegahan dari pihak pengelola karena menyadari adanya pelanggaran, atau justru belum tersentuh oleh aparat penegak hukum? Padahal dugaan aktivitas serupa yang menjerat lokasi lain juga diduga berlangsung di kompleks tersebut.

Sampai berita ini terbit, wartawan masih terus berupaya menghubungi pihak pengelola Pasifik Palace Hotel serta instansi terkait guna mendapatkan konfirmasi dan penjelasan resmi demi keberimbangan pemberitaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *